APA(PUN) MUNGKIN

15.2.18



 
 
 Julian Barnes dalam bukunya Sejarah Dunia dalam 10½ Bab, menulis tentang anak perempuan yang percaya adanya rusa terbang. Meskipun setiap orang di lingkungannya menegaskan bahwa santa maupun rusa terbang itu hanya dongeng. Ia tetap pada keyakinannya. Bahkan ketika temannya mencemooh dan berkata “jika kau percaya itu (rusa terbang nyata), maka kau termasuk orang yang percaya apa pun.” Kalimat yang cukup kejam apalagi ditujukan pada gadis kecil. Yang menarik kemudian adalah pembelaan dari anak perempuan tersebut, bahwa ia hanya percaya apa pun mungkin.

Dari kisah di atas saya mengetahui dua hal. Pertama, jika kamu benar-benar percaya apa pun itu artinya kamu idiot. Kedua, jika kamu percaya apa pun mungkin, maka orang-orang akan tetap menganggapmu idiot. Menurutku pilihan kedua jauh lebih baik. Percaya bahwa apa pun mungkin dengan begitu akan selalu ada harapan. Walau orang-orang menganggapmu aneh, idiot, atau bahkan gila. Tidak mengapa. Justru akan mengkhawatirkan jika kamu selalu mementingkan anggapan orang lain. Karena Idiot sebenarnya adalah mereka yang terlalu peduli pada komentar orang lain. 

Jika petang ini kamu sedang ragu akan sesuatu dan bertanya “apa mungkin?”. Sudah saatnya berhenti bertanya, tetaplah berusaha dan percayalah bahwa apa pun mungkin.

You Might Also Like

0 comments