Mind of mine

25.2.18


Hujan deras semalam masih lanjut hingga pagi hari. Menjelang siang hujan mulai reda, sesekali angin membawa hawa dingin masuk lewat jendela. Suasana yang pas untuk menulis sebenarnya tapi aku menyerah tidak ada yang bisa dituliskan. Udara sejuk dan keheningan justru membangunkan segerombolan pengunjuk rasa di kepala. Ah mereka sangat berisik.
Selama ini aku mahir mengabaikan sesuatu, suara-suara di kepalaku misalnya. Belakangan justru mereka yang mulai mengacuhkanku. Bukankah pikiran manusia itu ajaib. 'Penduduk' didalamnya bisa fokus pada satu hal dan mengabaikan dunia atau sebaliknya. Saat semesta berusaha senyap agar kau bisa khusyu' memikirkan sesuatu, maka segerombolan 'orang' di kepalamu mulai berorasi dan minta didengarkan. 

Bagaimanapun mereka harus dikendalikan. Aku akan gila jika mereka ribut melulu. Apa artinya hidup tanpa kewarasan? Kau mungkin masih hidup tanpa itu, tapi siapa bilang kau tidak lagi menderita? Tidak ada yang tau persis. Hidup akan membuatmu mendengar, melihat, merasakan bahkan melakukan hal-hal gila. Aku berharap segila apapun hidup memberi kejutan. Aku bisa tersenyum dan bertahan. 




~popy 

You Might Also Like

0 comments