BEGIN AGAIN

2.7.18





SELAMAT!!!

Awalnya saya ingin menuliskan kalimat sapaan sebagai pembuka. Lama tidak posting membuat saya ingin menyapa dan menanyakan kabar. Lucunya saya tidak bisa menulis apapun selama beberapa jam setelah mengetik “apa kabar?” dan itu menjengkelkan. Saya bahkan lupa mau nulis apa sebelumnya. Siapa sangka melanjutkan kalimat sederhana itu bisa jadi demikian rumit. Padahal ketika jadi siswa, saya fasih menjawab sapaan serupa dalam bahasa inggris. Setiap kali disapa Hi, how are you? otomatis saya menyahut i’m fine. Sekalipun jawaban itu tidak sepenuhnya jujur, tanpa ragu saya lanjut bertanya, And you?. Tidak kalah percaya diri pihak satunya pasti akan menjawab; i’m fine, thank you. Percakapan berakhir dan kami tersenyum bangga, bahagia jadi mahkluk paling keren sedunia karena pandai berbahasa asing. Ckckck...

Saya bisa saja langsung menulis apapun yang saya suka, toh enggak ada aturan baku dan enggak ada yang peduli juga. Barangkali karena lama tidak menulis, saya jadi kaku dan ribet sendiri. Lagipula saya selalu menulis untuk diri sendiri. Apa gunanya menanyakan kabar pada dirimu sendiri heh? Pernahkah kamu menyapa diri sendiri? Bukankah itu aneh? Astaga, sepertinya pikiran saya beneran korslet karena mau repot-repot memikirkannya.

Sebagai mahkluk sosial, kita akan saling menanyakan kabar. Sekalipun pada orang yang tidak lagi kita pedulikan, mantan kekasih misalnya. Saya kadang berbohong atau memberi jawaban klise untuk mengakhiri percakapan. Bagaimanapun pertanyaan itu harus dijawab demi mematuhi norma kesopanan. Untungnya saya tidak perlu basa-basi busuk pada diri sendiri. Pada akhirnya “apa kabar?” bukan pertanyaan yang tepat untuk diajukan pada diri sendiri, tidak saat ini. Jadi saya putuskan untuk menggantinya dengan ucapan selamat.

Selamat!!!
Selamat karena sudah melepaskan satu lagi postingan receh
Selamat karena satu langkah lebih dekat dengan tulisanmu yang lebih baik
Selamat datang
Selamat menulis lagi.


~ Popy


You Might Also Like

0 comments